Flu Babi Menyebar Dengan Sekali Bersin
LONDON - Perubahan cuaca dan suhu bumi berdampak pula pada penyebaran berbagai virus penyakit. Salah satunya adalah virus flu babi yang tengah menjadi perhatian masyarakat dunia. Flu babi disebabkan oleh endemis Orthomyxoviruses yang berasal dari populasi babi. Virus ini dikenal dengan nama H1N1 dan bisa menyebar begitu cepat. Manusia yang sudah terinfeksi virus ini bisa menyebarkan virus kepada orang lain hanya dengan satu kali bersin.Bayangkan saja dalam satu kali bersin terdapat lebih dari 100.000 virus yang bisa menempel dimana saja di sebuah ruang publik, dan berpotensi menyebarkan penyakit kepada orang yang menyentuh benda-benda yang terkena bersin, demikian yang dilansir melalui Huffington Post, Senin (27/4/2009). Ilmuwan Inggris mengatakan sekira sepuluh persen dari populasi di sebuah tempat umum berpotensi mengalami kontak dengan virus melalui bersin. Artinya, satu kali bersin dapat membuat sekira 150 orang terkena flu babi. Maka tak heran jika Organisasi Kesehatan Dunia, WHO saat ini tengah gencar menahan laju penyebaran virus yang telah menginfeksi 20 orang di Amerika dan membunuh 80 orang Mexico."Virus ini berpotensi menjadi pandemi di seluruh dunia. Pasalnya virus ini dapat menyebar dengan cepat dari manusia ke manusia," demikian ujar Margaret Chan, Direktur Umum WHO. (srn)
Selain Flu Babi, Ada Lima Jenis Penyakit Berasal dari Hewan
Flu babi hanya salah satu dari banyak penyakit mematikan yang berasal dari hewan yang kemudian ditularkan kepada manusia.Penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia disebut dengan zoonoses dan menurut para ilmuwan perkembangan penyakit tersebut tengah menanjak. Berikut adalah lima penyakit berbahaya yang ditularkan dari hewan, dikutip dari Live Science, Kamis (30/42009): 1. Pandemi Influenza Influenza berbahaya bisa menyebar dari burung, babi dan binatang lain. Pada 1918 pandemi influenza memakan banyak korban hanya dalam hitungan bulan. Membunuh hampir 50 juta orang. Seperlima dari populasi dunia terinfeksi virus tersebut, dan membunuh lebih dari 25 persen penduduk Amerika. 2. Wabah Bubonic Bubonic disebabkan oleh infeksi bakteri Yersinia pestis yang dibawa oleh hewan pengerat dan juga kucing. Jika terinfeksi, seseorang akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening. Wabah ini menggemparkan dunia pada abad ke 14 dan pada masa itu dikenal juga dengan sebutan Black Death. Saat itu bubonic mewabah dari Eropa, Mesir hingga seluruh kawasan Asia. Sebanyak 75 juta orang tewas dan hanya 360 orang yang sempat terobati. 3. HIV/AIDSVirus HIV yang menyebabkan penyakit AIDS aslinya berasal dari simpanse dan hewan primata lainnya. Diyakini virus ini pertama kali menginfeksi manusia pada abad lalu. Menurut data kesehatan dunia pada akhir 2007 diperkirakan sebanyak 33 juta orang mengidap HIV, termasuk 2,7 juta kasus baru setiap tahunnya. Sebanyak 2 juta orang meninggal dunia termasuk 270.000 anak-anak. Dua pertiga infeksi HIV terjadi di Sub Sahara Afrika. 4. Parasit Gila Parasit aneh bernama Toxoplasma gondii menginfeksi otak manusia. Lebih dari setengah populasi manusia terjangkit virus tersebut, termasuk 50 juta warga Amerika. Konon virus ini meningkatkan resiko terkena neuroticism dan berkembang menjadi schizophrenia. Tempat tinggal utama virus ini adalah pada tubuh kucing. 5. 'Crabs' ditularkan oleh Gorilla Sekira tiga juta tahun lalu manusia menemukan sejenis kutu berbahaya pada tubuh gorilla. Kutu tersebut ternyata menginfeksi penyakit bernama "crabs".Awal penyebarannya adalah jika manusia tidur di sarang gorilla atau memakan dagingnya, demikian kesimpulan yang diperoleh para ilmuwan pada 2007.
Tiga Langkah Menangkal Flu Babi
LONDON - Virus flu babi memang cukup mematikan sama halnya dengan virus flu burung. Bahkan pencegahannya pun bisa dilakukan dengan langkah yang sama.Meski di Indonesia belum pernah ditemukan kasus flu babi, namun siapapun wajib mewaspadainya. Berikut adalah beberapa cara mudah melindungi diri dari laju penyebaran virus tersebut. Seperti yang dilansir melalui Huffington Post, Senin (27/4/2009), yang pertama harus dilakukan adalah menjaga kebersihan tangan. Meski nampak terdengar lumrah, namun dengan mencuci tangan selama 20 detik setelah anda bepergian, nyatanya memang ampuh menahan penyebaran virus yang bisa masuk melalui tangan yang terkontaminasi oleh virus. Hindari kontak dengan dengan orang-orang yang sedang tidak sehat. Begitu pula jika Anda sedang sakit sebaiknya beristirahat dan menjauh dari tempat-tempat keramaian. Hal ini akan mencegah Anda terinfeksi virus ataupun menginfeksi orang lain. Terakhir, kenai gejala penyakitnya dan segera berobat seandainya Anda menemukan tanda-tanda mengidap penyakit tersebut. Flu babi memiliki gejala mirip dengan flu pada umumnya seperti demam, sakit badan, sakit tengggorokan, batuk, berak bahkan muntah.
LONDON - Perubahan cuaca dan suhu bumi berdampak pula pada penyebaran berbagai virus penyakit. Salah satunya adalah virus flu babi yang tengah menjadi perhatian masyarakat dunia. Flu babi disebabkan oleh endemis Orthomyxoviruses yang berasal dari populasi babi. Virus ini dikenal dengan nama H1N1 dan bisa menyebar begitu cepat. Manusia yang sudah terinfeksi virus ini bisa menyebarkan virus kepada orang lain hanya dengan satu kali bersin.Bayangkan saja dalam satu kali bersin terdapat lebih dari 100.000 virus yang bisa menempel dimana saja di sebuah ruang publik, dan berpotensi menyebarkan penyakit kepada orang yang menyentuh benda-benda yang terkena bersin, demikian yang dilansir melalui Huffington Post, Senin (27/4/2009). Ilmuwan Inggris mengatakan sekira sepuluh persen dari populasi di sebuah tempat umum berpotensi mengalami kontak dengan virus melalui bersin. Artinya, satu kali bersin dapat membuat sekira 150 orang terkena flu babi. Maka tak heran jika Organisasi Kesehatan Dunia, WHO saat ini tengah gencar menahan laju penyebaran virus yang telah menginfeksi 20 orang di Amerika dan membunuh 80 orang Mexico."Virus ini berpotensi menjadi pandemi di seluruh dunia. Pasalnya virus ini dapat menyebar dengan cepat dari manusia ke manusia," demikian ujar Margaret Chan, Direktur Umum WHO. (srn)
Selain Flu Babi, Ada Lima Jenis Penyakit Berasal dari Hewan
Flu babi hanya salah satu dari banyak penyakit mematikan yang berasal dari hewan yang kemudian ditularkan kepada manusia.Penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia disebut dengan zoonoses dan menurut para ilmuwan perkembangan penyakit tersebut tengah menanjak. Berikut adalah lima penyakit berbahaya yang ditularkan dari hewan, dikutip dari Live Science, Kamis (30/42009): 1. Pandemi Influenza Influenza berbahaya bisa menyebar dari burung, babi dan binatang lain. Pada 1918 pandemi influenza memakan banyak korban hanya dalam hitungan bulan. Membunuh hampir 50 juta orang. Seperlima dari populasi dunia terinfeksi virus tersebut, dan membunuh lebih dari 25 persen penduduk Amerika. 2. Wabah Bubonic Bubonic disebabkan oleh infeksi bakteri Yersinia pestis yang dibawa oleh hewan pengerat dan juga kucing. Jika terinfeksi, seseorang akan mengalami pembengkakan kelenjar getah bening. Wabah ini menggemparkan dunia pada abad ke 14 dan pada masa itu dikenal juga dengan sebutan Black Death. Saat itu bubonic mewabah dari Eropa, Mesir hingga seluruh kawasan Asia. Sebanyak 75 juta orang tewas dan hanya 360 orang yang sempat terobati. 3. HIV/AIDSVirus HIV yang menyebabkan penyakit AIDS aslinya berasal dari simpanse dan hewan primata lainnya. Diyakini virus ini pertama kali menginfeksi manusia pada abad lalu. Menurut data kesehatan dunia pada akhir 2007 diperkirakan sebanyak 33 juta orang mengidap HIV, termasuk 2,7 juta kasus baru setiap tahunnya. Sebanyak 2 juta orang meninggal dunia termasuk 270.000 anak-anak. Dua pertiga infeksi HIV terjadi di Sub Sahara Afrika. 4. Parasit Gila Parasit aneh bernama Toxoplasma gondii menginfeksi otak manusia. Lebih dari setengah populasi manusia terjangkit virus tersebut, termasuk 50 juta warga Amerika. Konon virus ini meningkatkan resiko terkena neuroticism dan berkembang menjadi schizophrenia. Tempat tinggal utama virus ini adalah pada tubuh kucing. 5. 'Crabs' ditularkan oleh Gorilla Sekira tiga juta tahun lalu manusia menemukan sejenis kutu berbahaya pada tubuh gorilla. Kutu tersebut ternyata menginfeksi penyakit bernama "crabs".Awal penyebarannya adalah jika manusia tidur di sarang gorilla atau memakan dagingnya, demikian kesimpulan yang diperoleh para ilmuwan pada 2007.
Tiga Langkah Menangkal Flu Babi
LONDON - Virus flu babi memang cukup mematikan sama halnya dengan virus flu burung. Bahkan pencegahannya pun bisa dilakukan dengan langkah yang sama.Meski di Indonesia belum pernah ditemukan kasus flu babi, namun siapapun wajib mewaspadainya. Berikut adalah beberapa cara mudah melindungi diri dari laju penyebaran virus tersebut. Seperti yang dilansir melalui Huffington Post, Senin (27/4/2009), yang pertama harus dilakukan adalah menjaga kebersihan tangan. Meski nampak terdengar lumrah, namun dengan mencuci tangan selama 20 detik setelah anda bepergian, nyatanya memang ampuh menahan penyebaran virus yang bisa masuk melalui tangan yang terkontaminasi oleh virus. Hindari kontak dengan dengan orang-orang yang sedang tidak sehat. Begitu pula jika Anda sedang sakit sebaiknya beristirahat dan menjauh dari tempat-tempat keramaian. Hal ini akan mencegah Anda terinfeksi virus ataupun menginfeksi orang lain. Terakhir, kenai gejala penyakitnya dan segera berobat seandainya Anda menemukan tanda-tanda mengidap penyakit tersebut. Flu babi memiliki gejala mirip dengan flu pada umumnya seperti demam, sakit badan, sakit tengggorokan, batuk, berak bahkan muntah.
No comments:
Post a Comment